Minggu, 01 Maret 2015

Kontroversi Talc, Si Bahan Pembuat Bedak Penyebab Kanker | Ingredients Series


Hampir setiap orang di dunia ini pasti pernah bersinggungan sama yang namanya Talc. Itu lho, yang suka ada di bedak bayi dan bedak yang biasa kita pakai buat dandan.

Sebenarnya gak cuma bedak sih, berbagai macam makeup padat seperti blush on, eye shadow, lipstick, rata-rata pakai talc sebagai bahan baku utama.

Bad newsnya adalah, ternyata gak cuma paraben en de genk aja yang diterpa gonjang ganjing isu kemanan, tapi talc juga!

Nah lo. Memangnya ada apa dengan talc?

Dari berbagai studi ilmiah, talc disinyalir menjadi salah satu penyebab kanker paru-paru jenis mesothelioma dan kanker ovarium (indung telur)! Hmm, ngeri gak tuh?

Terus gimana dong? Masa gak bedakan? Masa gak esedo-an?  

Sebenarnya itu penelitian lama, tapi gaungnya masih terasa sampai sekarang. Buktinya, masih banyak kan para hype yg menjual kosmetik yang bebas anu-ini-itu, termasuk kosmetik bebas talc.

Tapi apakah talc memang benar-benar aman digunakan? Atau ancaman kanker memang masih mengintai?

So kali ini aku mau menjelaskan tentang talc, bagaimana ceritanya kok talc bisa menyebabkan penyakit, dan sampai sebatas mana kita boleh memakai produk berbahan talc.

Apa Itu Talc? 

Talc atau talek/talkum adalah mineral magnesium silikat (terhidrasi) dengan rumus kimia H2Mg3(SiO3)4 . Talc merupakan mineral alam yang didapatkan dari pertambangan batu talek.

sumber
Ini BEDAK MENTAH! Becanda :p 
Ini adalah  talc sebelum dipecah-digiling dan dimurnikan.

Talc digunakan secara luas dalam industri, seperti dalam pembuatan kertas, keramik, coating, plastik, elektronik, krayon, kosmetik, dan masih banyak lagi

Dalam kosmetik, talc menjadi bahan dasar bedak, blush on, eyeshadow dan aneka kosmetik baik yang berbentuk padat (solid) maupun non-solid. Fungsinya di dalam kosmetik adalah menyerap hidrasi, menyerap minyak, mengurangi gesekan pada lipatan, dsb.

Talc dan Gangguan Paru

Secara natural, talc dapat bercampur dengan mineral silikat lain, salah satunya yaitu asbes. Kontaminasi asbes pada talc terjadi dikarenakan sumber alami mereka yang berdekatan. 

ASBES ini lah yang menjadi ancaman kesehatan, karena dapat menyebabkan berbagai gangguan paru-paru seperti asbestosis, edema pleura sampai kanker paru-paru bila serat-serat asbes terhirupKalau begitu, masalah utama bukan pada talc-nya, tetapi pada asbes yang mengkontaminasi talc.

sumber

Akhirnya, sejak tahun 1973, di Amerika Serikat penggunaan talc sudah dijamin asbestos-free dan dianggap aman untuk digunakan secara luas. Namun perdebatan talc dan kanker masih berlanjut, meski studi ilmiah sudah banyak dilakukan untuk menemukan korelasinya.

Berarti, kita gak akan kena kanker paru-paru kan kalau gak sengaja menghirup bedak tabur yang kita pakai?

Yup, memang tidak.

Yang beresiko tinggi terkena kanker paru adalah para penambang, penghancur dan penggiling batu talc, terutama bila standar keamanan kerjanya rendah.

Kenapa? 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, talc alaminya memang bisa terkontaminasi asbes yang sifatnya karsinogenik (menyebabkan kanker).

Nellie Kershaw -
Seorang pekerja tambang asbes yang meninggal karena asbestosis.
Orang pertama yang menjadi studi kasus literatur medis mengenai bahaya asbes.





Pada proses penambangan dan penggilingan batuan talc, masih ada resiko terhirupnya serat asbes yang bercampur pada talc. Sedangkan talc yang sudah sampai ke tangan konsumen, sudah dipastikan aman karena telah melalui proses purifikasi agar talc bebas dari berbagai mineral lain termasuk asbes.

Dan tidak ada satupun bukti ilmiah yang menyatakan bahwa penggunaan talc dalam make-up (yang dikhawatirkan terhirup) dapat menyebabkan kanker. 
IARC (nternational Agency for Research on Cancer) yang berada langsung dibawah WHO, menyatakan bahwa menghirup talc yang tidak mengandung asbes dinyatakan: 
“not classifiable as to carcinogenicity in humans.”

Jadi, kesimpulannya:  

Menggunakan talc untuk make-up tidak mengancam kesehatan paru-paru, karena bahan baku make-up masa kini harus menggunakan cosmetic grade talc yang dijamin bebas asbes yang bisa menyebabkan kanker paru.

Makanya penting sekali untuk membeli produk kosmetik yang teregistrasi Soalnya gak ada jaminan buat pakai bedak abal-abal, bisa aja kan talc yang dipakai bukan cosmetics grade? Jangan-jangan pake talc untuk bahan keramik lantai, hehehe.

Lalu bagaimana dengan kanker ovarium? 


Talc dan Kanker Ovarium 

Dugaan tersebut berawal dari sebuah studi ilmiah pada tahun 1997 yang menemukan partikel talc di dalam jaringan kanker ovarium. Hal tersebut diduga akibat penggunaan bedak pada area genital.  

Banyak penelitian sudah dilakukan untuk menemukan hubungan kausal antara talc dan kanker ovarium. sebagian ada yang mengatakan penggunaan talc pada area genital bisa meningkatkan resiko kanker ovarium, sebagian lagi mengatakan tidak sama sekali.

Karena kurangnya bukti ilmiah yang menguatkan atau melemahkan pengguanan bedak pada area genital, maka IARC menyatakan:
Based on limited evidence from human studies of a link to ovarian cancer, IARC classifies the perineal (genital) use of talc-based body powder as “possibly carcinogenic to humans.”
Kesimpulannya:  

Sangat tidak direkomendasikan menggunakan di area genital meski yang dipakai adalah talc bebas asbes sekalipun. 

So ladies, jangan dibiasakan pakai bedak di area sela paha dan sekitarnya, ya. Buat kalian yang punya baby, sebaiknya stop kebiasaan orangtua dulu yang suka nepukin bedak di area nappy setelah ganti popok.  Btw, ini himbauan khusus buat yang cewek-cewek aja sih. Kalau cowok mah bebas, hehe.


Kalau betul-betul ingin menghidari talc, alternatifnya apa? 

Sebenarnya, kalau buat cecentilan doang, talc gak usah ditakuti kok. Tapi, bagi kalian yang berprinsip kuat ingin menghindari bahan yang kontroversial pada kosmetik, termasuk talc, ya gak masalah. Menurutku merasa waspada itu harus, asal jangan sampai dikuasai rasa takut berlebihan yang bisa menyusahkan diri sendiri.

Jadi, buat yang ingin pakai bedak yang talc free, pilihannya ada dua macam: mineral makeup atau kalian bikin sendiri di rumah!  

Mineral Makeup 

Inilah alternatif yg banyak digunakan para hype untuk mencari kosmetik yg bebas talc. Walaupun menurutku agak aneh sih kalau kosmetik mineral mengklaim bebas talc, karena talc itu sendiri kan merupakan mineral alam, ya nggak? :) Bahan pengganti talc pada mineral cosmetics, bisa dari bubuk Kaolin, Zinc Oxide, Titanium Dioxide, Mica dan masih banyak lagi. 

Tapi sayangnya, alternatif yg banyak dipilih oleh orang-orang yg anti talc ini, malah membawa kontroversi sendiri. Misalnya isu kemanan Titanium Dioxide, Mica, dan berbagai mineral lain. Lah, apa bedanya dong sama talc? Hehe. Itulah.

Tapi biarkan dulu aku melanjutkan tulisanku tentang mineral makeup ini. 

Dulu sebelum nulis halal beauty blog dan belum ngerti apa itu animal cruelty free, aku masih suka pakai kosmetik drugstore yang jahat sama binatang seperti Maybelline, Revlon dan L'Oreal. Nah, merek-merek semacam itu juga mengeluarkan mineral makeup dan aku pernah coba, tapi cuma sebatas nyoba foundation powdernya aja.

Ini sekilas reviewnya:

  • Maybelline Mineral Foundation Powder: Bahan dasarnya Mica, Silicone, Titanium Dioxide dkk, talc free pokoknya. Coveragenya bagus banget, tapi oxidize, akhirnya beli shade yang lebih terang dari kulitku. Kalau gak salah udah discontinue alias gak dijual lagi di sini (CMIIW) 
  • L'Oreal True Match Mineral Foundation Powder. Selain macam-macam mineral, foundie powder ini mengandung kaolin/kaolinite. Kaolin itu berasal dari volcano ash (btw, aku punya bubuk Kaolin untuk masker, memang warnanya putih seperti bedak). Coveragenya bagus, pilihan shadenya banyak, kuasnya gak misah-misah ada di tutup foundienya langsung. Lil bit oxidize, sih.
  • Revlon Color Stay Aqua Mineral Foundation: aku lupa bahan dasarnya apa (padahal di blog lama pernah review ini), seingatku memang talc-free. Coveragenya tidak sebaik Maybelline dan L'Oreal, sheer coverage. Kelebihannya, ada rasa dingin saat diaplikasikan dan lebih terasa ringan dipakai.
Itulah ketiga produk durgstore yang pernah aku coba, untuk merek high-end seperti The Body Shop, Bare Minerals, dll aku belum coba. Tapi rata-rata mineral makeup memang pricey harganya.

Homemade Face Powder

Nah, inilah bedak yang relatif PALING aman digunakan! Bahkan jauh lebih aman dari mineral makeup merek super mahal hehe.

Hah, tapi emangnya bisa? 

Iya, bisa! 

Aku yakin bahannya ada di dapur kita semua. Karena bahan dasarnya utamanya adalah... TEPUNG MAIZENA alias tepung jagung!!

Hah, apa gak gatel tuh?

Sama sekali enggak. Lagipula hal tersebut bukan hal yang aneh, karena salah satu bahan baku bedak yg ada di pasaran selain talc ya tepung jagung! Gak percaya? Coba aja tengok komposisi salah satu bedak kalian, adakah tertulis  zea mays starch atau corn starch? Nah, itu nama lain dari tepung jagung (Yaaa, agak gimana juga kali kalau tertulis 'tepung maizena'? Hehe). FYI, contoh bedak yang mengandung tepung jagung adalah Marck's.

Untuk pewarnanya, kita bisa pakai pewarna alami, seperti bubuk cacao, kunyit bubuk dll. Untuk yang berjerawat, bisa ditambahkan bubuk kayu manis. Agak aneh memang, aku pernah membuatnya. Tapi, jangan berharap banyak untuk hasilnya, ya. Bikinnya pun susah susah gampang, salah komposisi warna jatuhnya bisa terlalu gelap atau malah cemong-cemong.

Untuk resepnya, kalian bisa cari di seantero jagad pergugelan. Kalau aku, punya resep sendiri yang udah pas. Dan selain tepung jagung, aku menambahkan serbuk kaolin juga.

Oke mungkin aku cuma bisa menjelaskan 2 macam alternatif pengganti talc. tapi INGAT! Alternatif di atas hanya sebatas pemakaian di badan/wajah saja. Meski itu serbuk yang natural sekalipun, tidak direkomendasikan untuk dipakai di area genetalia wanita dewasa dan anak-anak.

Gimana setelah baca penjelasanku mengenai talc? Makin gak mau pakai talc, apa beralih ke dua alternatif yang 'tidak terlalu' bisa diharapkan itu? hehe. Yah, apapun pilihanmu semoga tulisan ini bermanfaat, ya.

Love, Momzhak

____________________________

Referensi:
  • http://www.cancerwa.asn.au/resources/cancermyths/talcum-powder-myth/
  • http://www.theguardian.com/lifeandstyle/2013/jun/23/should-i-stop-using-talcum-powder
  • http://www.cancercouncil.com.au/86105/cancer-information/general-information-cancer-information/cancer-questions-myths/clothing-cosmetics-tattoos/there-is-inconclusive-evidence-that-using-talcum-powder-can-cause-cancer/
  • http://www.cancer.org/cancer/cancercauses/othercarcinogens/athome/talcum-powder-and-cancer
  • http://www.cancer.org/cancer/cancercauses/othercarcinogens/generalinformationaboutcarcinogens/known-and-probable-human-carcinogens
  • http://en.wikipedia.org/wiki/Talc
  • http://en.wikipedia.org/wiki/Nellie_Kershaw

Kontroversi Talc, Si Bahan Pembuat Bedak Penyebab Kanker | Ingredients Series Rating: 4.5 Diposkan Oleh: P Plane

0 komentar:

Poskan Komentar